Mensos: Hentikan Diskriminasi Anak Penyandang Disabilitas!

oleh Rini Friastuti.Detik News

2015-03-17 10:10:55   |  Dibaca 329 kali

Jakarta - Anak-anak penyandang disabilitas kerap mendapat diskriminasi di lingkungannya. Tidak hanya di lingkungan rumah, tetapi juga di masyarakat. Kementerian sosial berkomitmen mengubah kondisi tersebut dengan melibatkan semua pihak.

"Kami prihatin dengan kondisi anak dengan disabilitas, di mana mereka mendapat diskriminasi," ujar Menteri Sosial Salim Segaf Al Jufri saat peluncuran laporan kepedulian anak penyandang disabilitas di Kementerian Sosial, Jl Salemba Raya, Jakpus, Kamis (30/5/2013).

Menurutnya, mengubah persepsi dan kebijakan dengan memberikan hak kepada anak untuk memberikan pendapat sangat penting. Hal tersebut diperlukan untuk memenuhi hak mereka agar mendapat pandangan positif di masyarakat.

"Pemantauan dan pelaksanaan Konvensi Hak Anak dan Konvensi Hak Penyandang Disabilitas perlu menjadi bagian dari komitmen berkelanjutan oleh semua pihak," jelasnya.

Peluncuran laporan ini diharapkan membantu semua pihak untuk memenuhi kebutuhan anak penyandang disabilitas dan membantu mereka mencapai apa yang mereka cita-citakan. Karena hingga saat ini, penyandang disabilitas masih mengalami kesenjangan pada tingkat kehadiran mereka di sekolah; 60% untuk SD, dan 58% untuk sekolah menengah.

Acara ini dihadiri oleh 150 peserta yang terdiri dari perguruan tinggi, LSM, Perwakilan UNICEF Indonesia, dan peraih medali emas Pralimpiade, Stephanie Handojo. Selain itu juga dihadiri oleh para orangtua anak-anak penyandang disabilitas yang membagi pengalaman mereka dalam menghadapi anak-anak yang berkebutuhan khusus.